Kuasa Hukum PT WIN, Angkat Bicara Soal Pelaporan Pengerusakan dan Penambangan diluar IUP

Kuasa Hukum PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN), Samsudin,SH.,MH.,CIL. Foto : IST

SULTRALIVE.COM, KONAWE SELATAN – PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) melalui kuasa hukum Samsudin,SH.,MH.,CIL menanggapi Laporan terkait pengerusakan kawasan hutan mangrove dan penambangan di luar IUP yang dilaporkan Saudara NRL di Polres Konawe Selatan beberapa minggu lalu yang tepatnya pada tanggal 21 Agustus 2023.

Dari hasil laporan tersebut, kata Sam, Penyidik Polres Konsel telah menurunkan saksi ahli di lokasi pertambangan yang di maksud oleh pelapor NRL.

“Hasil dari pemeriksaan lapangan baik dari UPTD KPH UNIT XXIV Gula Raya dan Tim Inspektur Tambang Direktorat Jenderal Minerba dan Batubara KESDM sesuai dengan Surat Perintah Tugas Nomor 3826.Tug/MB.07/DBT/2023 Tanggal 13 September 2023 menemukan bahwa Titik koordinat penambangan yang di laporkan oleh pelapor masih berada di dalam wilayah IUP PT. WIN,” Jelas Ketua LBH HAMI Konsel ini.

Sedangkan Pengrusakan Kawasan Hutan Mangrove, kata dia, pelaporannya juga tidak benar sebab antara IUP dan Hutan Mangrove di batasi oleh Empang/Tambak milik warga Desa Torobulu. 

“Laporan saudara NRL ini kan sudah di tindak lanjuti oleh Polres Konsel dan pada Tanggal 23 Agustus 2023 sudah keluar Surat Perintah Penyelidikan  pada tanggal 13 September 2023,” Ungkapnya 

Tim ahli juga sudah di turunkan, lanjutnya, dan hasilnya kita sudah liat juga, jadi sekarang tinggal kita tunggu hasil gelar perkara saja yang akan di lakukan oleh Tim Penyidik Polres Konsel.

Menanggapi terkait masalah penambangan di wilayah dekat pemukiman,tambahnya, sudah cukup jelas perusahaan dalam melaksanakan aktifitas penambanganya yaitu merujuk pada Pasal 136 dan Pasal 137 Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

BACA JUGA :  Peduli Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, DPRD Konsel Setujui Raperda KPAD Menjadi Perda
Penulis: REDAKSI
error: Content is protected !!