Bupati Konawe Selatan Bacakan Sambutan Menteri Komdigi pada Peringatan Harkitnas Ke- 118

Dengarkan Suara

SULTRALIVE.COM, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati, Rabu (20/5/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, selaku Inspektur Upacara.

Pada kesempatan itu, Bupati Irham Kalenggo membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Menyampaikan pesan dari Menteri Komdigi, Irham Kalenggo menjelaskan bahwa momentum sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi tonggak awal transformasi perjuangan bangsa, yang sebelumnya bersifat fisik berubah menjadi perjuangan intelektual.

Namun di tahun 2026 ini, tantangan nyata yang dihadapi bangsa Indonesia telah mengalami pergeseran makna.

“Secara filosofis, Kebangkitan Nasional adalah proses dinamis yang terus menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Memasuki tahun 2026, tantangan tersebut telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Irham saat membacakan amanat tersebut di hadapan peserta upacara yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI, Polri, serta para pelajar.

BACA JUGA :  Pelantikan 96 Kepala Desa di Konsel Tertunda

Irham juga memaparkan komitmen Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kedaulatan di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, kesehatan, hingga pendidikan melalui program-program nyata. Di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan masif di sekolah-sekolah untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemerataan pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi guna memutus mata rantai ketimpangan kualitas sumber daya manusia. Di sektor kesehatan, terdapat layanan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan secara luas dan merata. Sementara untuk penguatan ekonomi desa, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru yang memudahkan akses masyarakat terhadap pupuk, modal usaha, kebutuhan pokok, hingga obat-obatan dengan harga terjangkau.

Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam sambutan tersebut adalah perlindungan generasi muda di ruang siber. Pemerintah telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP TUNAS.

BACA JUGA :  Bupati Konsel, Irham Kalenggo Lepas 73 Calon Haji, Titip Doa untuk Daerah di Tanah Suci

Langkah tegas juga telah diambil per tanggal 28 Maret 2026, di mana pemerintah secara resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi. Kebijakan ini ditempuh demi memastikan terciptanya ruang digital yang sehat, aman, dan beretika bagi generasi penerus bangsa.

Menutup pembacaan amanat, Bupati Irham Kalenggo mengajak seluruh elemen masyarakat Konawe Selatan, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk menjadikan Asta Cita sebagai kompas utama dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan momentum Harkitnas ke-118 ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital di Konawe Selatan, serta memastikan setiap langkah yang kita ambil selalu berorientasi pada kemajuan bersama,” pungkas Irham.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama, memohon kejayaan bagi bangsa Indonesia dan kemajuan Kabupaten Konawe Selatan di kancah nasional maupun dunia.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!