BNN Kota Kendari Edukasi 837 Siswa SDN 78 Kendari tentang Bahaya Narkoba

SultraliveKENDARI
Dengarkan Suara

SULTRALIVE.COM, KENDARI, — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terus menggencarkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen BNN Kota Kendari dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, serta memiliki ketahanan diri terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kali ini, BNN Kota Kendari memberikan penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada siswa SD Negeri 78 Kendari, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 837 peserta, terdiri dari 810 murid dan 27 guru pendamping SDN 78 Kendari.

Kepala BNN Kota Kendari, Isamuddin, SH, MH, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Peraturan Daerah Kota Kendari Nomor 2 Tahun 2023 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif Lainnya dan Prekursor Narkotika.

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari arah kebijakan BNN Tahun 2026 melalui penguatan Program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak) serta Surat Perintah Kepala BNN Kota Kendari Nomor: Sprin/202/VIII/KA/PC.03.01/2026/BNNK tanggal 18 Agustus 2026 tentang pelaksanaan kegiatan penyuluhan P4GN di lingkungan pendidikan Kota Kendari.

BACA JUGA :  Hadir di FMB9 Jakarta, Bupati Irham Kalenggo: Sekolah Garuda Konawe Selatan Siap Lahirkan Talenta Berdaya Saing Global

“Kegiatan ini bermaksud memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada pelajar SDN 78 Kendari,” ungkap Isamuddin.

Menurutnya, edukasi sejak usia dini penting dilakukan untuk menumbuhkan ketahanan diri anak terhadap pengaruh narkoba sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba atau Sekolah Bersinar.

Ratusan siswa terlihat antusias mengikuti penyuluhan yang disampaikan oleh Jafar B. Aman, S.Psi. dengan mengangkat tema “Sehat Berprestasi Tanpa Narkoba”.

Materi diberikan dengan metode ceramah interaktif sehingga para siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak memahami berbagai dampak buruk penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video P4GN serta sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait bahaya narkoba dan cara menjaga diri agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Guru Pendamping SDN 78 Kendari, Munira, S.Pd, mengapresiasi langkah BNN Kota Kendari yang memberikan edukasi bahaya narkoba secara langsung kepada para siswa.

BACA JUGA :  Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo Terima Penyerahan LHP BPK RI

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk membangun pemahaman anak sejak dini, terlebih di tengah kekhawatiran terhadap peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.

“Kita mengapresiasi kegiatan yang sangat positif ini. Tentu kita berharap siswa dapat memahami betapa bahayanya narkoba. Kita juga berharap agar peredaran narkoba tidak menyasar dunia pendidikan,” ungkap Munira.

Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Edukasi tentang bahaya narkoba juga perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Peran sekolah sangat penting, tetapi pemahaman tentang bahaya narkoba juga harus diperkuat di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan sinergi bersama, kita berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, BNN Kota Kendari berharap kesadaran dan ketahanan diri anak terhadap bahaya narkoba dapat terus diperkuat, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *