SULTRALIVE.COM, KONAWE SELATAN – Manajemen PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, akhirnya memberikan tanggapan terkait pernyataan yang disampaikan oleh Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus (IMALAK) Sulawesi Tenggara.
Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT GMS, Sakirman S.Pd, menyatakan bahwa tudingan yang menyebutkan perusahaannya melakukan pelanggaran lingkungan tidak memiliki dasar yang kuat. Ia menegaskan bahwa foto-foto yang dimuat di sejumlah media merupakan dokumentasi dari periode tahun 2018 dan 2021, bukan kondisi terkini.
“Perlu diketahui bahwa perusahaan secara rutin setiap tahun melakukan normalisasi sungai di wilayah sekitar lingkar tambang,” ungkap Sakirman.
Ia menyayangkan adanya laporan dan pemberitaan yang mengindikasikan terjadinya pencemaran lingkungan, sedimentasi di wilayah pesisir, hingga dugaan kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas pertambangan di Laonti. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi saat ini di Desa Sanggi-Sanggi.
“Masalah yang sempat menjadi sorotan pada periode tersebut telah selesai ditangani dan dibuktikan melalui proses verifikasi yang melibatkan instansi terkait. Hingga saat ini, masyarakat di sekitar wilayah operasi tetap memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan kegiatan pertambangan kami,” jelasnya.
Sakirman menegaskan bahwa kondisi lingkungan dan sistem operasional perusahaan saat ini sudah dikelola dengan jauh lebih baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, warga Desa Sanggi-Sanggi, Usman, menyampaikan bahwa keberadaan PT GMS telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan taraf ekonomi warga, serta kontribusi perusahaan dalam pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
“Kami masyarakat di sini sudah melihat langsung perubahannya. Masalah yang dulu pernah muncul itu sudah terjadi bertahun-tahun silam dan sudah diselesaikan dengan baik. Sampai sekarang kami tetap mendukung penuh kegiatan PT GMS, karena keberadaannya sangat membantu perekonomian kami,” ujar Usman.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan senantiasa berkomitmen mematuhi seluruh peraturan di bidang pertambangan dan lingkungan hidup, serta tetap terbuka terhadap setiap pengawasan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
PT GMS bersama masyarakat sekitar berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara kegiatan usaha, kelestarian alam, dan kesejahteraan sosial demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Konawe Selatan.
“Kami berharap setiap gambar maupun video yang beredar dapat dicermati, ditelusuri, dan dicek kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” harap Sakirman.


Tidak ada Respon